Ini bukan menjelek-jelekkan sebuah toko atau karyawan toko
Tapi ini adalah kisah nyata yang ingin dishare ke orang-orang lain
Sekedar untuk berjaga-jaga
Begini ceritanya:
Tadi sore saya beli barang ke mall ambasador, tepatnya mau beli iphone (ceritanya biar gaya dikit hehe), muter-muter akhirnya memutuskan beli iphone yang kosongan (non telkomsel) biar bisa dipakein kartu XL.
Barang okay, tiba saatnya pembayaran.
Saya bayar pakai kartu kredit CitiBank, si mbak nya kedalam terus keluar lagi bawa slip transaksi berlogo PermataBank. Okay, berarti mereka pakai mesin EDC nya bank permata.
Tapi setelah tanda-tangan di slip, si mbak nya nelepon ke seseorang yang katanya orang bank permata dan harus dilakukan untuk konfirmasi transaksi.
Di telepon tersebut si mbaknya mengeja semua yang ada di kartu, yak semuanya.... nomor kartu, 3 digit nomor dibelakang, nama yang dikartu, tanggal expired. Karena pembicaraan telepon itu ada didepan saya persis, saya dengar jelas dong... dan langsung alarm bahaya pun menyala... aneh ini si mbak, konfirmasi kok setelah slip dicetak (yang artinya kartu kreditnya sudah dipotong).
Belum selesai sampai disitu ceritanya...
Si mbaknya kasih itu telepon kesaya dan diseberang sana ada seseorang yang mengaku bernama Riza karyawan otorisasi bank permata, dia tanya tanggal lahir bapak kapan? saya tidak mau jawab, terus saya balas bilang: saya tau mas benar karyawan bank permata atau tidak darimana? dia balas dengan nada tinggi, kalau benar dia karyawan bank permata. Terus dia tanya lagi nama saya siapa. Saya jawab dengan nada tinggi juga, situ kan sudah dapat nomor kartu kredit saya, kok nggak tau nama saya. Si mas nya malah marah. Setelah 5 menit saya ngotot nggak mau kasih tau, dia akhirnya nyuruh saya telepon ke call center citibank untuk konfirmasi.
Karena pengen bawa pulang iphonenya, ya saya telpon ke 69999 call centernya citibank. Setelah konfirmasi ke mesin, tersambung ke si mbak nya. Saya bilang mau konfirmasi transaksi, dia malah bingung, terus dia bilang transaksi terakhir saya sudah di approve dan baik-baik saja. Nah loh... akhirnya saya cerita tentang kejadian diatas. Si mbaknya malah kuatir dan bilang hati-hati pak kalau kasih data kartu kredit, terus saya jawab, lah yang kasih data itu si mbak karyawan tokonya :(
Si mbak nya pergi bentar (nada tunggu di telepon) terus balik-balik bilang, pak demi keamanan bapak, kartu kredit bapak kita blokir dan ganti dengan kartu baru ya. Halah... berarti benar nih ada yang aneh dengan orang yang ngaku Riza Bank Permata dan si toko. Terus saya tanya transaksi beli iphone nya gimana mbak? dia jawab transaksi saya di toko itu nggak papa, baik-baik saja.
Tapi akhirnya karena si toko udah kudu pundung, akhirnya transaksi nya di void, saya okay in aja. Toko yang jual iphone kan bukan cuma elu... :p
Akhir kata: maksud hati beli iphone tapi iphone tak didapat malah kartu kredit harus diganti :((
Terima kasih buat si mbak citi bank (saya nggak ingat namanya euy, maaf ya mbak) , tapi response nya sangat cepat dan sangat berhati-hati.
Ini dia photo kenang-kenangan slip void transaksinya.

Adakah teman-teman disini yang punya pengalaman yang sama?
Atau adakah karyawan bank permata yang bisa kasih konfirmasi tentang hal ini?
~jimmi

Toko-nya aneh sekali, untung waspada.
BalasHapusmemang harus hati2 kalau transaksi make kartu kredit.yawda lebih aman make uang cash ajah ya langsung.hehe...
BalasHapuscoba beli android, pasti transaksinya lancar jimm. kutukan iPhone
BalasHapus